insiden berdarah donor darah GAGAL :(

dari empat hari lalu saya sangat bersemangat untuk melakukan donor darah, terutama karena mendapat pesan berantai yang mengatakan kalau beberapa orang sedang membutuhkan donor darah segera. dan juga karena saya belum pernah melakukan pendonoran sebelumnya. akhirnya, hari ini, saya dan dengan ditemani mas adi mencari info tentang pendonoran.

saat mendapat info dari twitter bahwa ada beberapa orang membutuhkan donor darah di PKU Muhammadiyah Yogyakarta, kami pun menuju kesana. hmm, jalanan Jogja saat-saat ini sangat maceeet, dari Seturan menuju PKU pun terasa sanagt jauh -__- akhirnyaaa, kami tiba di PKU, setelah menumpang sholat magrib (:p), kami berkeliling mencari bagian informasi. hmm, ternyata tidak bisa dilakukan karena PKU sudah tidak memiliki perwakilan dari PMI untuk stand by disana. kalau kami masih mau mendonorkn darah, disarankan untuk menuju PKU pusat di Kota Gede. jauh bangeeeeeeet.. oke, akhirnya kami mencari info lagi, dan taraaa, dibutuhkan 12 orang golongan darah A dan 1 orang golongan darah O di RS Sardjito. kami pun langsung cabut kesana (dengan hati saya berbunga-bunga karena akhirnya bisa melakukan donor).

sampailah kami di parkiran RS Sardjito, setelah memarkir motor, kami pun mencari PMI atau poliklinik anak (karena resipiennya anak-anak) atau apapun lah yang bisa ditanya karena koridor rumah sakit sangaaaaaaaaat sepi.. heran juga, padahal baru pukul 19.15 :B karena setelah berjalan, berkeliling, dan saya sudah keburu takut karena koridor rumah sakit saat sepi begitu engerikan, kami bertanya pada satpam yang sedang berjaga di pos satpam. diberi taulah kami dimana PMI berada, dan kami menuju kesana.
sampai pintu depan PMI, saya masuk. mengkonfirmasi pada petugas kalau ada yang sedang butuh darah dan mas adi akan berdonor (golongan darah O). setelah mengisi satu halaman bolak-balik berkas tetek-bengek, dia pun diinstruksi untuk masuk ruangan pendonor. hmm, rencananya sih saya mau kembali ke PKU untuk konfirmasi, tapi akhirnya saya coba untuk berdonor di PMI Sardjito saja. saya tanya pada petugas dan dia bilang lebih baik saya di cek dulu. oke, saya mengikuti mas adi masuk di ruangan dan petugas disana bersiap untuk mengecek. setelah diambil sampel darahnya, petugas bilang, “Golongan darahnya B ya mbak, tapi nggak bisa donor.” jgleer! GAGAL! 

kecewalah saya 😥 petugas bilang HB saya kurang dari 13. saya memang anemia, tapi lupa saat mau cek. oke, tenggelam dalam euforia donor darah 😦 lagipula saya sedang merasa sehat.

hmm, sepertinya saya harus melakukan perbaikan gizi agar dapat melakukan donor darah.. kebetulan ibu juga menderita anemia, jadi tonikum bayer sudah tersedia di rumah, tinggal teratur dalam berpola makan dan meminum suplemen darah itu. oya, perbanyak buah dan air putih juga. jangan terlalu banyak juga karena apa yang terlalu itu tidak baik kan 🙂

fail kali ini, tidak apa, semoga anemia-nya masih dapat ditangani manual (tidak harus opname) dan bisa mencoba donor lagi besooook yeay! 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s